Donasi Bantuan Hadi Iswahyudi

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salah seorang saudara kita, Hadi Iswahyudi, didiagnosa penyakit Anemia Aplastik. Penyakit ini terbilang langka, dan menghambat sumsum tulang belakang untuk memproduksi sel darah baru. Hadi Iswahyudi adalah alumni Sumatera Thawalib Parabek asal Pariaman lulusan tahun 2017. Ia adalah salah satu santri teladan dan berprestasi semenjak menginjakkan kaki di lingkungan pendidikan Sumatera Thawalib Parabek. Saat ini, dia membutuhkan uluran tangan dari kita. Sudah … Lanjutkan membaca Donasi Bantuan Hadi Iswahyudi

Pelajaran dari Peristiwa Ustazah Nani Handayani

Saya ingin memulai tulisan ini dengan status facebooknya Kyai Abdul Moqsith Gazali. Berikut kutipan langsungnya: “… Kesalahan itu ternyata bukan hanya pada teks-tulisan ayat-ayatnya, melainkan juga pada pengungkapan verbal ustazahnya. Kesalahan di tulisan terkonfirmasi pada kesalahan di pelafalan. … Kesalahan itu biasa. Yang penting kita tak pernah berhenti belajar termasuk belajar membaca Al-Qur`an.” Tentu saja Anda telah tahu, bahwa ini berkaitan dengan keriuhan dua hari … Lanjutkan membaca Pelajaran dari Peristiwa Ustazah Nani Handayani

Memperkenalkan UIN Jogja kepada Ust. Khalid Basalamah

Beberapa hari ini, saya kembali melihat video ceramah Ust. Basalamah yang menceritakan beberapa hal tentang masyarakat Jogja dan UIN Jogja. Kali ini saya hanya hendak mendiskusikan klaim-klaim beliau tentang UIN Jogja. Di samping itu, saya ingin pula memberikan informasi-informasi pengimbang, yang saya sarikan kembali dari esai yang pernah saya tulis dulu. Cerita ust. Basalah bermulai dari pengalaman buruk (yang berbuah manis, barangkali) yang beliau hadapi … Lanjutkan membaca Memperkenalkan UIN Jogja kepada Ust. Khalid Basalamah

Terjemah Al-Quran: Dulu Ditolak, Sekarang Dibela

Tahukah Anda, dulu, penerjemahan Al-Quran itu hukumnya terlarang? Dan sadarkah Anda, bahwa saat ini umat Muslim Indonesia semakin akrab dengan teks terjemahan Al-Quran tanpa ada teks ayatnya? Iya, terjemahan Al-Quran itu pada awalnya hukumnya terlarang. Namun begitu, kenyataannya lebih banyak Muslim yang tidak bisa berbahasa Arab daripada yang bisa. Dari yang bisa, juga hanya sebagian yang mampu memahami bahasa Al-Quran. Meskipun Al-Quran berbahasa Arab, penutur … Lanjutkan membaca Terjemah Al-Quran: Dulu Ditolak, Sekarang Dibela

Sejarah Minang yang Islami?

Jumat, 10 November 2017, pagi saya membaca tulisan menarik dari Saudara Anggun Gunawan yang dimuat Harian Singgalang. Dalam artikel itu, ia berupaya melakukan dekonstruksi sejarah Minangkabau melalui analisis asal muasal istilah ‘minangkabau’ itu sendiri. Mengutip dari Buya Mas`oed Abidin, ia mengungkap bahwa asal kata ‘Minangkabau’ adalah ‘Mukminan Ka an-Nabi’, frasa berbahasa Arab yang secara literal ia artikan ‘orang-orang beriman seperti ajaran Nabi’, meskipun secara pribadi … Lanjutkan membaca Sejarah Minang yang Islami?

Jilbab

Penggunaan terjemahan Al-Quran meningkat. Produksinya pun konsisten. Selain penerjemahan-penerjemahan individu yang dilakukan beberapa tokoh, pemerintah melalui Kementrian Agama juga mengeluarkan terjemahan Al-Quran resmi sejak tahun 1965. Beberapa tahun belakangan, himbauan untuk belajar Al-Quran melalui terjemahan meningkat. Untuk itu, ada baiknya dilakukan review beberapa persoalan yang muncul dalam penerjemahan Al-Quran. Dan kasus terbaik untuk memulainya adalah terhadap kata “jilbab”. “Jil.bab n kerudung lebar yang dipakai wanita … Lanjutkan membaca Jilbab

Bom Bunuh Diri Bukan Syahid

dimuat di geotimes.co.id Bom bunuh diri terkait dengan konsep jihad, dan sudah sangat banyak kajian tentang konsep ini. Di samping itu, bom bunuh diri juga berkenaan dengan konsep syahid, yang sayangnya belum banyak elaborasinya. Pada tulisan  ini, saya hendak melakukan analisis terhadap ayat syahid menggunakan teori hierarchy of values Al-Quran yang dikemukakan oleh Abdullah Saeed. Dengan analisis ini, terlihat bahwa syahid bukanlah tentang kematian, dan bom … Lanjutkan membaca Bom Bunuh Diri Bukan Syahid

Afi dan Sudut Pandangnya

juga dimuat di geotimes.co.id Beberapa hari belakangan banyak orang membicarakan Afi Nihaya dan status facebooknya. Beberapa hari berselang, tulisan tanggapan dari Gilang Kazuya Shimura muncul. Lalu, menyusul tulisan Candra Wiguna yang balik menanggapi Gilang. Tiga tulisan itu adalah yang viral. Selain ketiganya, masih banyak berseliweran komentar-komentar lainnya di sosial media. Afi menulis refleksi empiris, Gilang menjawab dengan refleksi doktriner, dan Candra membalas mengafirmasi Afi. Ketiga … Lanjutkan membaca Afi dan Sudut Pandangnya

Membincang Spiritualitas Jalan Ketiga Ulil

dimuat di geotimes Beberapa hari lalu Ulil Abshar Abdalla membuat catatan singkat di laman Facebooknya tentang worldview baru yang ia ikuti (baca: FB Ulil Abshar Abdalla, 30/4/2017). Spiritualitas jalan ketiga, begitulah saya hendak menyebutnya saat ini. Tentang mengapa spiritualitas, karena saya meyakini bahwa bagi seorang santri, yang intelektualitas dan religiusitas Ulil terbentuk dalam dan dengan pengalaman itu, segala daya dan upaya adalah manifestasi dari spiritualitas; semuanya … Lanjutkan membaca Membincang Spiritualitas Jalan Ketiga Ulil

Re-Orientasi Metodologi Penelitian Al-Quran: Belajar dari Pengalaman Studi Indonesia-Jerman

disampaikan dalam Diskusi Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Imam Bonjol Padang, 20 Maret 2017 Sekilas tentang Studi Qur`an di Barat Ada banyak tulisan yang menjabarkan pengantar terhadap studi Qur’an oleh sarjana Barat seperti Abdullah Saeed dalam The Qur’an: Introduction (Saeed, 2008), Harmut Bobzin dalam Encyclopaedia of The Qur’an (Bobzin, 2002), Fazlurrahman dalam pendahuluan Major Themes (Rahman, 1996), Whitney Bodman (Bodman, 2009), dan sebagainya. Terminologi Western Scholarship … Lanjutkan membaca Re-Orientasi Metodologi Penelitian Al-Quran: Belajar dari Pengalaman Studi Indonesia-Jerman