Rubah Kebiasaan Anda Sedikit Saja


Orang bijak berkata, “Anda akan berhasil dengan merubah sedikit saja kebiasaan Anda.” Coba renungkan sejenak kalimat bijak tersebut. Keberhasilan sungguh sangat dekat dan mudah sekali. Dengan merubah sedikit saja kebiasaan, ia akan tercapai. Bukankah apa yang digapai dengan perubahan sedikit saja itu merupakan hal yang dekat, gampang, dan mudah? Tentu saja Anda akan mengangguk setuju. Akan tetapi, (mungkin) timbul suatu pertanyaan. Benarkah demikian? Apakah pernyataan tersebut valid? Benarkah keberhasilan itu dekat dan mudah?

Mari kita buktikan. Apabila Anda biasanya tidur selama delapan jam sehari, maka coba merubah sedikit saja, dan ganti dengan aktifitas lainnya. Gunakan satu jam saja untuk membaca. Bisa Anda atur sendiri terserah Anda, apakah 30 menit sebelum tidur atau selepas bangun, atau satu jam sebelum tidur atau selepas bangun tidur. Bayangkan, berapa ilmu yang Anda dapatkan sehari, seminggu, sebulan, dan setahun. Dan bayangkan keberhasilan yang dapat Anda gapai dengan berlimpah ilmu tersebut. Dan ingatlah, dari mana Anda mendapatkan semua itu? hanya dengan merubah sedikit saja kebiasaan Anda, yang dalam contoh ini adalah waktu tidur.

Dikaitkan dengan kebersihan. Sekarang, marilah kita berAndai-Andai. Kebersihan kita anggap sebagai suatu keberhasilan. Dan sekarang kita masih belum menemukan keberhasilan itu. Berarti, kita belum bersih, atau kotor. Dan sebagaimana suatu keberhasilan, kebersihan adalah sesuatu yang diidam-idamkan. Semua kita menginginkan kebersihan sebabagaimana kita menginginkan keberhasilan. Untuk itu, diperlukan suatu usaha yang akan dijalani demi menggapai keberhasilan, yaitu kebersihan. Bagaimanakah usaha tersebut?

Sekarang, kita sudah menyamakan persepsi, bahwasanya kebersihan adalah suatu keberhasilan. Seperti yang disampaikan sebelumnya, untuk mencapai keberhasilan cukup dengan merubah sedikit saja kebiasaan kita. Maka, untuk menggapai kebersihan, maka kita harus merubah sedikit kebiasaan kita.  Kebiasaan yang mana? Kebiasaan yang mana saja.

Anggaplah, sebagaimana yang dipesankan dokter gigi, dengan mengusahakan menggosok gigi setiap malam sebelum tidur. Apabila Anda merutinkan menggosok gigi ini, Anda akan menikmati hasilnya, yaitu suatu keberhasilan. Keberhasilan tersebut wujudnya adalah kebersihan gigi Anda. Impasnya, Anda akan terhindar dari sakit gigi. Uang yang Anda dapatkan dengan usaha Anda, tidak perlu dialokasikan untuk berobat ke dokter karena sakit gigi. Logika yang sangat gampang sekali bukan?

Itu barulah contoh kecil dari kebiasaan yang sangat kecil sekali, dan hanya berkaitan dengan diri pribadi. Bayangkan jika Anda melakukan perubahan-perubahan lainnya untuk diri Anda, seperti membersihkan bagian dalam telinga Anda dengan cottonbath secara berkala. Mungkin sangat sederhana, namun secara tidak sadar Anda menikmati hasilnya. Pendengaran Anda akan jernih, Anda dapat merespon pembicaraan lawan bicara Anda dengan baik. Anda dapat memahami pelajaran yang disampaikan guru atau dosen jika Anda adalah siswa atau mahasiswa. Anda dapat merspon jawaban pelanggan lewat telfon jika Anda adalah seorang receptionist suatu perusahaan. Anda dapat menjalani hari-hari Anda dengan lebih mulus, meskipun Anda tidak begitu menyadarinya.

Itu baru perubahan bagi diri peribadi Anda. Bagaimana dengan perubahan pada linkungan terdekat Anda. Anda menempatkan buku di rak setelah sebelumnya Anda menempatkannya di mana saja. Setelah hal ini Anda jalankan, tempat tinggal Anda akan terlihat rapi. Begitu juga dengan barang-barang lainnya, seperti pena, pensil, tipe x, dan alat tulis lainnya. Jika Anda terus melakukan perubahan dengan menempatkan HP dan charger-nya pada tempat khusus, atau kertas-kertas lembaran yang kerap Anda terima setiap hari pada map tertentu, dan sebagainya. Maka, dijamin tempat tinggal Anda akan terlihat lebih rapi dan bersih. Secara tidak langsung, jika itu semua telah Anda lakukan, Anda tidak akan pernah kehilangan waktu hanya untuk mencari tipe x misalnya, karena Anda lupa menaruhnya di mana, atau mencari charger HP Anda pada saat HP Anda sudah menuntut untuk segera dicas. Tempat-tempat khusus yang telah Anda sediakan mempermudah Anda mengakses semua barang tersebut. akan tetapi, jika semua barang terletak begitu saja tanpa adanya manajemen yang baik, maka Anda kerap kali kehilangan waktu untuk hal-hal kecil yang tidak Anda inginkan.

Lanjutkan perubahan Anda menuju lingkungan keluarga. Setiap pagi Anda menyapu lantai kamar dan rumah Anda, mengelap meja, membuang abu dan puntung rokok yang ada di dalam asbak, memindahkan barang-barang yang tidak terletak pada tempatnya. Maka Anda tidak akan merasa terburu-buru untuk membersihkan ruang tamu jika suatu saat kedatangan tamu penting. Pastinya, Anda akan merasa nyaman menerima tamu karena rumah Anda bersih. Anda juga tidak malu kepada tamu karena harus begini-begitu untuk membersihkan kursi tamu dan mengelap meja karena masih ada kotoran kopi yang tumpah semalam.

Begitu juga dengan perubahan kecil yang dapat dilakukan di lingkungan sekitar rumah anda. Contohnya saja, mengambil setiap sampah yang ditemui, sekecil apapun itu. Maka, ketika anda berangkat kerja, misalnya, menemui bungkus makanan kecil yang berserakan di halaman depan rumah, jika biasanya anda biarkan dan menunggu seseorang lainnya memungut atau menyapunya, maka sekarang berubahlah. Ambillah sampah tersebut, dan buang ke tempat sampah. Jika dalam perjalanan tersebut Anda menemui lebih kurang sepuluh sampah saja, bayangkan berapa sampah yang anda buang selama seminggu, dan bayangan jika yang melakukan itu semua orang satu keluarga, pastinya lingkungan sekitar rumah akan terlihat bersih. Bayangkan lagi jika hal itu dilakukan semua orang se-RT, RW, desa, Kecamatan, dan seterusnya! Betapa perubahan kecil memberikan dampak yang luar biasa.

Begitu juga dengan kebiasaan membuang sampah seenaknya, alangkah baiknya dirubah sedikit saja, dengan membuangnya ke tempat sampah. Semua orang tidak akan memungkiri bahwa sebuah bungkus plastik sisa makanan sangatlah ringan dan tidak membutuhkan tenaga kecuali sangat sedikit sekali untuk membuangnya ke tempat sampah. Namun, yang terpenting di sini adalah, kemauan untuk berubah, sedikit saja!!!

Bukankah terlihat dari contoh-contoh di atas, betapa sesuatu yang sangat sederhana sekali bisa berdampak besar. Sebuah kata bijak, “Tidak ada yang luar biasa, luar biasa adalah mensinergikan hal-hal biasa yang ada.” Berarti, dengan melakukan perubahan-perubahan sedikit saja, kemudian diikuti dengan membiasakannya, akan terlahirlah sesuatu yang luar biasa yang jarang sekali terpikirkan. Sebenarnya, tulisan ini hanya mengajak kita untuk merenungi hal-hal kecil tersebut dengan sebenarnya. Betapa sesungguhnya ia mempunyai efek yang sangat besar. Karena, seringkali kita meremehkan hal-hal kecil, lalu meninggalkannya, padahal ia memiliki manfaat yang luar biasa besar. Sungguh rugilah orang-orang yang melupakan ha-hal kecil di sekitarnya. “Tidak ada yang besar, jikalau yang kecil dilupakan!!”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s