Afi dan Sudut Pandangnya

juga dimuat di geotimes.co.id Beberapa hari belakangan banyak orang membicarakan Afi Nihaya dan status facebooknya. Beberapa hari berselang, tulisan tanggapan dari Gilang Kazuya Shimura muncul. Lalu, menyusul tulisan Candra Wiguna yang balik menanggapi Gilang. Tiga tulisan itu adalah yang viral. Selain ketiganya, masih banyak berseliweran komentar-komentar lainnya di sosial media. Afi menulis refleksi empiris, Gilang menjawab dengan refleksi doktriner, dan Candra membalas mengafirmasi Afi. Ketiga … Lanjutkan membaca Afi dan Sudut Pandangnya

Nalar Beragama Muslim Indonesia

sebelumnya dimuat di geotimes.com Apakah Anda melihat pos atau meme tentang penolakan perayaan Tahun Baru 1 Januari 2017 ini? Saya ingin sedikit mendiskusikan fenomena tersebut dalam kerangka nalar beragama Muslim Indonesia. Bagi saya, fenomena itu merupakan salah satu fragmen yang memperlihatkan krisis epistemologis yang dialami oleh Muslim Indonesia. Paling tidak ada dua argumen yang muncul menjelang dan pada saat tahun baru kemarin. Argumen pertama berkaitan dengan bentuk, … Lanjutkan membaca Nalar Beragama Muslim Indonesia

Perjumpaan dengan Quraish Shihab

juga dimuat di surauparapek.com

Bapak itu sudah cukup berumur. Kakek, mungkin sebutan yang lebih pantas. Mulai terlihat ringkih, ia berjalan sedikit tertatih berbantu tongkat. Ia melangkah masuk ke ruangan, dan beberapa orang mengiringinya dari belakang berniat membantunya berjalan. Senyumnya ramah, wajahnya bersih dan cerah. Ia menolak untuk ditolong.  “Tidak apa, saya bisa berjalan sendiri.” Lanjutkan membaca “Perjumpaan dengan Quraish Shihab”

Antara Sekolah dan iPh*ne 7

juga dimuat di qureta.com

Sebutlah tante Luna, seorang ibu sosialita, punya anak gadis yang cantik, sebut saja Bunga. Bunga baru saja lulus dari SMP anu di Jakarta, sebuah sekolah unggulan, dan telah diterima di SMA anu, sekolah top juga tentunya. Tante Luna begitu bangga dengan Bunga. Ia sangat senang anaknya mendapatkan yang katanya pendidikan kelas atas. Apalagi ketika melihat anak tetangga yang hanya sekolah, ahh entah apa lah namanya. SMA kecil di luar komplek. Lanjutkan membaca “Antara Sekolah dan iPh*ne 7”

Nasib Arab-Melayu

juga dimuat di qureta.com Sebelumnya saya menulis latar belakang terbelahnya pendidikan di Indonesia, antara ilmu agama dan ilmu umum/dunia. Secara singkat, ilmu yang pertama sudah lama masuk ke Indonesia seiring masuknya Islam ke Indonesia dan kedatangan Belanda menjadi sumber dan bentuk ilmu baru yang diperkenalkan di bumi Indonesia. Mereka datang ke Indonesia, memahami perilaku, adat, dan budaya orang Indonesia, termasuk gaya pendidikannya. Mereka menilai pendidikan di … Lanjutkan membaca Nasib Arab-Melayu

Sumatera Thawalib Parabek Dan Pendidikan Inklusi; Mungkinkah?

juga dimuat di surauparabek.com Saya membayangkan, jikalau wawasan dunia tentang difabilitas dan pendidikan inklusi telah seperti saat ini pada masa puncak karir kependidikan beliau, beliau pasti telah akan membukanya semenjak saat itu. Sedikit berselancar di internet, dapat dipahami bahwa pendidikan inklusi adalah pendidikan yang terbuka bagi siapa saja. Idenya adalah bahwa semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Maknanya sebenarnya luas, bahwa pendidikan harus terbuka … Lanjutkan membaca Sumatera Thawalib Parabek Dan Pendidikan Inklusi; Mungkinkah?

Ikatan Alumni: Kapan Mau Bangun?

juga dimuat di surauparabek.com Beberapa minggu yang lalu, salah satu tulisan di surauparabek membahas ikatan emosional yang masih bertahan antara guru dan murid meskipun setelah kelulusan dan berpisah fisik dalam waktu dan jarak yang jauh. Tulisan tersebut bak luapan emosi dan refleksi penulisnya, sekaligus bentuk berbagi pengalaman bagi alumni terbaru Madrasah Sumatera Thawalib Parabek yang baru saja diwisuda beberapa hari sebelumnya. Beranjak ke beberapa bulan yang lalu, … Lanjutkan membaca Ikatan Alumni: Kapan Mau Bangun?

Garin dan Ceritanya

juga dimuat di surauparabek.com Ada satu tradisi menarik di Sumatera Thawalib Parabek, yang telah bertahan lama hingga saat ini. Saya yakin tradisi yang sama juga ditemui di banyak pesantren lainnya. Bahkan, mungkin kita juga tidak bisa menyebutnya tradisi khas pesantren, karena sepertinya mahasiswa juga mengakrabinya. Apapun itu, tiada salahnya sedikit banyak kita ceritakan. Tradisi yang dimaksud adalah hidup di Masjid. Merbot urang Betawi menyebutnya, dan … Lanjutkan membaca Garin dan Ceritanya