Perjumpaan dengan Quraish Shihab

juga dimuat di surauparapek.com

Bapak itu sudah cukup berumur. Kakek, mungkin sebutan yang lebih pantas. Mulai terlihat ringkih, ia berjalan sedikit tertatih berbantu tongkat. Ia melangkah masuk ke ruangan, dan beberapa orang mengiringinya dari belakang berniat membantunya berjalan. Senyumnya ramah, wajahnya bersih dan cerah. Ia menolak untuk ditolong.  “Tidak apa, saya bisa berjalan sendiri.” Lanjutkan membaca “Perjumpaan dengan Quraish Shihab”

Iklan

Tentang Penulisan Paper

juga dimuat di surauparabek.com

Ponpes Sumatera Thawalib Parabek memiliki program tugas akhir bagi para santri berupa penulisan paper. Sebagaimana mahasiswa S1 ditugasi menulis skripsi, begitu pula lah para siswa di tahun terakhir. Itulah masa-masa dimana ‘masalah’ adalah sesuatu yang sangat dicari-cari. Lanjutkan membaca “Tentang Penulisan Paper”

Penafsiran Non-Politis atas al-Mā`idah 51

juga dimuat di geotimes

Di antara lebih dari enam ribu ayat al-Qur’an, al-Ma’idah ayat 51-lah yang dalam dua pekan terakhir menjadi primadona di Indonesia. Adalah Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang memicu kontroversi di Kepulauan Seribu. Diksi “dibodohi” yang ia gunakan menyulut reaksi keras, tergambar dalam tayangan Indonesia Lawyer Club (ILC) dan demonstrasi besar-besaran di Jakarta pada Jumat, 14 Oktober 2016. Lanjutkan membaca “Penafsiran Non-Politis atas al-Mā`idah 51”

Cerita Lama Qur`an dan Kampanye Politik Indonesia

juga dimuat di surauparabek.com

Tanggal 30 September 2016, Basuki Tjahya Purnama atau Ahok berpidato di depan masyarakat kepulauan seribu. Dalam satu bagian, ia menyebut istilah ‘dibohongi pakai al-Ma’idah ayat 51’. Internet bereaksi. Pidatonya jadi kontroversi. Video dan transkrip disebar secara viral, dan tanggapan-tanggapan bermunculan. Lanjutkan membaca “Cerita Lama Qur`an dan Kampanye Politik Indonesia”

Antara Sekolah dan iPh*ne 7

juga dimuat di qureta.com

Sebutlah tante Luna, seorang ibu sosialita, punya anak gadis yang cantik, sebut saja Bunga. Bunga baru saja lulus dari SMP anu di Jakarta, sebuah sekolah unggulan, dan telah diterima di SMA anu, sekolah top juga tentunya. Tante Luna begitu bangga dengan Bunga. Ia sangat senang anaknya mendapatkan yang katanya pendidikan kelas atas. Apalagi ketika melihat anak tetangga yang hanya sekolah, ahh entah apa lah namanya. SMA kecil di luar komplek. Lanjutkan membaca “Antara Sekolah dan iPh*ne 7”

Nasib Arab-Melayu

juga dimuat di qureta.com Sebelumnya saya menulis latar belakang terbelahnya pendidikan di Indonesia, antara ilmu agama dan ilmu umum/dunia. Secara singkat, ilmu yang pertama sudah lama masuk ke Indonesia seiring masuknya Islam ke Indonesia dan kedatangan Belanda menjadi sumber dan bentuk ilmu baru yang diperkenalkan di bumi Indonesia. Mereka datang ke Indonesia, memahami perilaku, adat, dan budaya orang Indonesia, termasuk gaya pendidikannya. Mereka menilai pendidikan di … Lanjutkan membaca Nasib Arab-Melayu

Dikhotomi Ilmu Agama dan Umum di Indonesia

juga dimuat di qureta dan surauparabek.com Sudah jamak diketahui bahwa Indonesia menganut sistem pendidikan yang membedakan antara pendidikan agama dan pendidikan umum; ilmu agama dan ilmu umum. Ada Departemen Pendidikan Nasional yang mengurusi sekolah-sekolah negeri dan ada Kementrian Agama yang mengurusi madrasah-madrasah dan pendidikan keagamaan. Dalam konteks ini lah cara berpikir bangsa Indonesia tumbuh. Tidak aneh jika meskipun pada level diskursif banyak orang Indonesia yang menentang sekularisme, … Lanjutkan membaca Dikhotomi Ilmu Agama dan Umum di Indonesia

Mengenal Literatur Qur’an Klasik Di Indonesia (Abad 16-19)

juga dimuat di surauparabek.com Upaya untuk menggali tradisi pemikiran Islam melalui karya-karya ulama Nusantara menguat beberapa waktu belakangan. IAIN Surakarta yang dimotori pakar Tafsir Nusantara, Islah Gusmian, mengumpulkan dan mengkaji manuskrip-manuskrip terkait Al-Quran. Semangat yang sama juga menguat di banyak universitas serta peneliti-peneliti lainnya; salah satu contohnya Jurusan IAT UIN Sunan Kalijaga beberapa saat yang lalu mengadakan perjalanan ke berbagai wilayah untuk mengumpulkan manuskrip-manuskrip. Terlepas … Lanjutkan membaca Mengenal Literatur Qur’an Klasik Di Indonesia (Abad 16-19)

Sumatera Thawalib Parabek Dan Pendidikan Inklusi; Mungkinkah?

juga dimuat di surauparabek.com Saya membayangkan, jikalau wawasan dunia tentang difabilitas dan pendidikan inklusi telah seperti saat ini pada masa puncak karir kependidikan beliau, beliau pasti telah akan membukanya semenjak saat itu. Sedikit berselancar di internet, dapat dipahami bahwa pendidikan inklusi adalah pendidikan yang terbuka bagi siapa saja. Idenya adalah bahwa semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Maknanya sebenarnya luas, bahwa pendidikan harus terbuka … Lanjutkan membaca Sumatera Thawalib Parabek Dan Pendidikan Inklusi; Mungkinkah?